SOSIALISASI SI JEMPOL UNTUK PASIEN DEGENERATIF

Rengat, 17 April 2021, STIKes Har-Kausyar mengadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat, Kegiatan ini dilaksanakan di Lantai 3 Auditorium STIKes Har-Kausyar oleh Dosen STIKes Har-Kausyar, apt. Futri Handayani, M.Sc. 

Berdasarkan Hal tersebut, STIKes Har-Kausyar mencetuskan sebuah konsep yang dikhususkan untuk pasien degeneratif. Konsep tersebut dikenal dengan SI JEMPOL.

  1. SI dari SI JEMPOL artinya Sistematis. Maksud dari sistematis adalah metode yang digunakan dalam penggunaan obat harus sesuai dengan aturan dan langkah-langkah yang telah dijelaskan  oleh dokter.
  2. J dari JEMPOL artinya Jelas. Maksud dari jelas adalah bagaimana seorang dokter menjelaskan secara jelas informasi mengenai obat dan tata cara penggunaan obat dalam jangka lama kepada pasien.
  3. E dari JEMPOL artinya Efisiensi. Maksud dari efisiensi ini adalah ketepatan atau sesuai seorang pasien dalam meminum obat sesuai anjuran dosis dari dokter.
  4. M dari JEMPOL artinya Monitoring. Maksud dari monitoring ini adalah pemantauan dari tenaga kesehatan terhadap seorang pasien dalam penggunaan obat secara rasional dan benar.
  5. P dari JEMPOL artinya Penggunaan. Maksud dari penggunaan ini adalah tenaga kesehatan harus bisa berkomunikasi dengan pasien dan menjelaskan tata cara penggunaan obat dalam jangka lama.
  6. O dari JEMPOL artinya Obat Jangka. Maksud dari obat jangka ini adalah batas penggunaan obat yang boleh diminum oleh pasien.
  7. L dari JEMPOL artinya Lama. Maksud dari lama adalah lama waktu obat yang harus dikonsumsi pasien serta reaksi dari obat tersebut.

Oleh karena itu, pengabdian masyarakat melalui konsep SI JEMPOL perlu dilakukan. Agar tenaga kesehatan dan masyarakat bisa mengetahui bagaimana penerapan konsep SI JEMPOL dalam pengobatan. Sesuai dengan konsep SI JEMPOL ini juga dapat memudahkan tenaga kesehatan dalam memberikan pengarahan cara meminum obat yang tepat dan benar, sehingga proses penyembuhan pasien yang terkena penyakit degeneratif juga akan cepat